• This is slide 1 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 2 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 3 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 4 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 5 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.

Tuesday, February 18, 2014

Algoritma DES

Data Encription Standar atau lebih di kenal dengan singkatannya yaitu DES merupakan salah satu algortima encripsi. algoritma encripsi adalah sebuah metode pengiriman pesan rahasia dan hanya yang di tuju yang bisa menterjemahkan pesan tersebut, dulu metode ini banyak di gunakan pada zaman perang.

Sejarah DES
Pada akhir 1960-an , IBM mendirikan sebuah proyek penelitian dalam kriptografi komputer yang dipimpin oleh Horst Feistel . Proyek ini menyimpulkan pada tahun 1971 dengan pengembangan algoritma dengan sebutan Lucifer [ FEIS73 ] , yang dijual ke Lloyd of London untuk digunakan dalam sistem cash - dispensing , juga dikembangkan oleh IBM . Lucifer adalah block cipher Feistel yang beroperasi pada blok 64 bit , menggunakan ukuran kunci 128 bit . Karena hasil yang menjanjikan yang dihasilkan oleh proyek Lucifer , IBM memulai upaya untuk mengembangkan produk enkripsi komersial berharga yang idealnya dapat diterapkan pada satu chip . Upaya ini dipimpin oleh Walter Tuchman dan Carl Meyer , dan itu tidak hanya melibatkan peneliti IBM tetapi juga di luar konsultan dan saran teknis dari NSA . Hasil dari upaya ini adalah versi halus Lucifer yang lebih tahan terhadap kriptanalisis tapi itu memiliki ukuran kunci berkurang dari 56 bit , untuk muat pada satu chip .

Pada tahun 1973 , Biro Standar Nasional ( NBS ) mengeluarkan permintaan proposal untuk standar cipher nasional . IBM menyerahkan hasil proyek Tuchman Meyer - nya . Ini jauh algoritma terbaik yang diajukan dan diadopsi pada tahun 1977 sebagai Data Encryption Standard .

Sebelum adopsi sebagai standar , DES diusulkan menjadi sasaran kritik intens , yang belum mereda sampai hari ini . Dua area menarik api para kritikus . Pertama , panjang kunci dalam algoritma asli Lucifer IBM adalah 128 bit , tetapi dari sistem yang diusulkan hanya 56 bit , pengurangan besar dalam ukuran kunci dari 72 bit . Kritik takut bahwa panjang kunci ini terlalu pendek untuk menahan serangan brute -force . Wilayah kedua kekhawatiran adalah bahwa kriteria desain untuk struktur internal DES , S-box , diklasifikasikan . Dengan demikian, pengguna tidak bisa memastikan bahwa struktur internal DES adalah bebas dari titik-titik lemah yang tersembunyi yang akan memungkinkan NSA untuk menguraikan pesan tanpa manfaat kunci . Kejadian setelah , terutama karya baru pada pembacaan sandi diferensial, tampaknya menunjukkan bahwa DES memiliki struktur internal yang sangat kuat . Selain itu , menurut peserta IBM , satu-satunya perubahan yang dibuat usulan tersebut adalah perubahan pada S-box , disarankan oleh NSA , yang dihapus kerentanan yang diidentifikasi dalam rangka proses evaluasi .


Apapun kasus tersebut , DES telah berkembang dan banyak digunakan , terutama dalam aplikasi keuangan . Pada tahun 1994 , NIST menegaskan DES untuk penggunaan federal untuk lima tahun , NIST merekomendasikan penggunaan DES untuk aplikasi selain perlindungan informasi rahasia . Pada tahun 1999 , NIST mengeluarkan versi baru dari standar ( FIPS PUB 46-3 ) yang menunjukkan bahwa DES hanya boleh digunakan untuk sistem warisan dan bahwa tiga DES (yang pada dasarnya melibatkan mengulangi algoritma DES tiga kali pada plaintext menggunakan dua atau tiga kunci yang berbeda untuk menghasilkan ciphertext ) digunakan . Kita mempelajari tiga DES dalam Bab 6 . Karena enkripsi dan dekripsi algoritma yang mendasari adalah sama untuk DES dan tiga DES , tetap penting untuk memahami cipher DES.

okeh kita langsung ke proses cara encript pesan dengan DES
di bawah ini diagram penjelasan cara dekript pesan DES dengan lengkap proses 1 round



yang akan kita proses di dalam DES yaitu plaintext (pesan aslinya) dan key 

yang pertama kita proses dulu key nya.

  1. ubah key nya jadi binery gunakan tabel ASCII 
  2. masukkan dalam tabel permuted choice one (pc-1). table nya di lampirkan di bawah.
    note : 57 49 41... dst merupakan posisi bit nya. posisi bit ke 57 masukkan ke baris 1 colom 1 dst.
  3. 56 bit key bagi menjadi dua sebit saja 28 bit kiri yaitu bit ke 1 - 28 dan bit kanan yaitu bit ke 29 - 56.
  4. kemudian lakukan left shift / geser ke keri. berapa kali geserannya di tetap kan di tabel Schedule of Left Shifts. di round1 geser sekali, round 3 geser sekali dst.
  5. setelah bit kiri dan bit kanan di left shift bit kiri dan bit kanan ini di siapkan untuk di pakai di round ke-2.
    kemudian bit kiri dan kanan di masukkan ke dalam table Permuted Choice Two (PC-2). jadi 48 bit
  6. nah sekarang kita dapat sub key-1 yang gunanya untuk di XOR dengan bit plint text.
  7. untuk round 2 kita ambil bit yang telah di proses di step 4 
  8. kemudian di left shift 
  9. dan dimasukkan dalam table Permuted Choice Two (PC-2)
  10. dan seterusnya sampai dapat sub key-16

nah sekarang kita baru kelar membuat sub key1-16.
tentu belum kelar sampai sini dogn...
masih ada plaint text yang harus kita proses.
berikut cara nya.
  1. ubah plaintext jadi binery dengan menggunakan tabel ASCII jumlah keseluruhan bit plaintext adalah 64 bit.
  2. masukkan bit ke dalam tabel Initial Permutation (IP). tinggal 56 bit 
  3. bagi menjadi 28 bit kiri yaitu bit ke 1- 28, dan bit kanan yaitu bit ke 29-56.
  4. 28 bit kanan menjadi bit kiri pada round selanjutnya dan di lakukan proses selanjutnya. bit kiri simpan dulu.
  5. 28 bit kanan lagi, masukkan dalam tabel Expansion Permutation (E). jadi 48 bit
  6. kemudian XOR dengan sub key 1
    aturan XOR
    1 xor 0 = 1
    0 xor 1 = 1
    1 xor 1 = 0
    0 xor 0 = 0
    kemudian susun 6 bit per baris.
  7. masukkan dalam table Definition of DES S-Boxes.
    cara memasukkan dalam tabel s-box nya :
    coontoh
    karena kita di round 1 maka gunakan tabel s-box 1 atau s1, jika round 2 gunakan s2 dst.
    dan pada s1 liat di baris ke-1 dan colom ke-4
    jadi hasil nya adalah 14, ubah ke dalam binery = 1110
  8. setelah di s-box kita dapat 32 bit.
  9. sekarang masukkan dalam tabel Permutation Function (P). 
  10. kemudian XOR dengan 32 bit kiri paint text yang kita simpan pada step ke-4
  11. dan hasil nya kita gunakan 32 bit kanan untuk round 2, round kiri nya tadi kita ambil dari step 4.

berikut tabel-tabel yang di perlukan.


(a) Initial Permutation (IP)
58
50
42
34
26
18
10
2
60
52
44
36
28
20
12
4
62
54
46
38
30
22
14
6
64
56
48
40
32
24
16
8
57
49
41
33
25
17
9
1
59
51
43
35
27
19
11
3
61
53
45
37
29
21
13
5
63
55
47
39
31
23
15
7



(b) Inverse Initial Permutation (IP1)
40
8
48
16
56
24
64
32
39
7
47
15
55
23
63
31
38
6
46
14
54
22
62
30
37
5
45
13
53
21
61
29
36
4
44
12
52
20
60
28
35
3
43
11
51
19
59
27
34
2
42
10
50
18
58
26
33
1
41
9
49
17
57
25


(c) Expansion Permutation (E)
32
1
2
3
4
5
4
5
6
7
8
9
8
9
10
11
12
13
12
13
14
15
16
17
16
17
18
19
20
21
20
21
22
23
24
25
24
25
26
27
28
29
28
29
30
31
32
1




(d) Permutation Function (P)
16
7
20
21
29
12
28
17
1
15
23
26
5
18
31
10
2
8
24
14
32
27
3
9
19
13
30
6
22
11
4
25


(b) Permuted Choice One (PC-1)
57
49
41
33
25
17
9
1
58
50
42
34
26
18
10
2
59
51
43
35
27
19
11
3
60
52
44
36
63
55
47
39
31
23
15
7
62
54
46
38
30
22
14
6
61
53
45
37
29
21
13
5
28
20
12
4


(c) Permuted Choice Two (PC-2)
14
17
11
24
1
5
3
28
15
6
21
10
23
19
12
4
26
8
16
7
27
20
13
2
41
52
31
37
47
55
30
40
51
45
33
48
44
49
39
56
34
53
46
42
50
36
29
32


(d) Schedule of Left Shifts
Round number
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
Bits rotated
1
1
2
2
2
2
2
2
1
2
2
2
2
2
2
1



Sekian...!!
terimakasih atas kunjunagnnya

Thursday, February 6, 2014

Friday, January 10, 2014

Mengatasi flashdisk yang terkena virus Ramnit menggunakan cmd

          berawal dari instal ualng laptop teman, gw colokin flasdisk buat copy data organisasi sebelum di instal. setelah itu gw colokin di laptop gw dengan maksud hati ingin menyimpan data nya di laptop gw. setelah di colokin tiba-tiba ada 378 virus ramnit terdeteksi oleh smadav.

           lalu gw googling ahirnya nemu solusinya. yaitu dengan menggunakan cmd, ini cara yang sangat mudah berikut cara :


  1. buka cmd
  2. pastikan lokasi flasdisk yang terkena virus ramnit. ada di partisi apa.
  3. ketikkan di cmd : attrib -h -r -s /s /d e:\*.*
  4. e merupakan tempat partisi flasdisk.
buka dan scan flasdisk anda dengan antivirus, di jamin aman. :-)

selamat mencoba...
semoga berhasil.

Wednesday, November 20, 2013

wahai kaum intelegensia

Intelektual organik... 
intelektual tradisional...
wahai kaum intelegensia.... 
sibukkan diri dengan analisis... 
sejauh mana kau sadar... 
akan masa depan orang banyak... 
masa depan bangsa.... 
gong jangan apatis terus mengaum.... 
tapi aku mengenalmu, ribut krisak krisuk sesasama muslim.... 
jangan bilang nanti kamu geram, setelah seabad berlalu, baru kamu tahu tentang upaya2 musuh muslim menghancurkan embrio peradaban kita.... 
nanti lagi... 
nanti lagi... 
setelah semua habis tergerus... 
seperti dulu perekonomian asia tenggara yang ambruk melalui taktik licik george sorosh.. 
dimana kamu kaum intelegensia,,,, 
setelah semua musuh dapatkan...... 
baru marah2 tak terkira... 
yang seperti itu kita perlu bersumbangsih, sebagai implementasi nyata dari gong ketidak apatisan.... 
kenapa dak ado orang yang biso mengendus spionase, namun setelah banyak informasi terkirim, kau banyak menghujat... 
seperti yang terjadi disyiria, ketika Eli Korhin dikirim Tel Aviv untuk memporakporandakan suasana demi keuntungan politik... 
orang arab adalah oorang yang terakhir tahu, setelah berpuluh2 tahun ceritanya menyebar disudut Eropa.... 
untuk yang seperti ini kawan, kita berpacu dengan titik tolak dan garis finish yang sama.... 
untuk yang seperti ini kawan.... 
kita membangun diri... 
sadari sepenuhnya... 
keuntungan yng menjadi dampak perilaku kita sebagai sesama anak bangsa....

Wednesday, October 23, 2013

Sayang Namun tak Lagi Merasa Aman

Saya ingin menelaah perjalanan hubungan saya dengan Zee dari awal sampai sekarang. Tujuannya bukan untuk menyalahkan Zee, tetapi untuk melihat pola yang sudah terjadi selama hubungan ini, lalu menjadikannya bahan pertimbangan: jika pola masa lalu ini berlanjut setelah menikah, kira-kira seperti apa masa depan saya bersama Zee?

Saya menyadari bahwa keputusan menikah bukan hanya soal rasa sayang, tetapi juga soal kecocokan nilai, rasa aman, rasa hormat, batasan, keluarga, dan kemampuan dua orang untuk menjaga satu sama lain. Karena itu, saya perlu jujur melihat hal-hal yang selama ini sudah melewati batas toleransi saya.

1. Hal-hal yang sudah melewati batas toleransi saya

Hal pertama yang sangat membekas adalah kejadian ketika Zee mabuk di Bali dan mencium beberapa bule di bar. Ini adalah salah satu hal yang paling saya sesalkan untuk saya lihat langsung, karena saya tahu itu sudah berada di luar batas toleransi saya. Rasanya, terserah dia mau melakukan apa, tapi jangan di depan saya. Sebelum itu, di hari ulang tahunnya yang ke-23, dia juga mabuk dan mencium teman-temannya, baik perempuan maupun laki-laki.

Yang membuat ini semakin berat adalah kejadian itu terjadi setelah saya menyampaikan niat serius untuk menikah dengannya. Kalau saat itu saya tidak pernah mengajak dia menikah, mungkin saya tidak akan terlalu peduli. Tapi karena saya sudah serius, seharusnya kejadian itu menjadi tanda besar buat saya bahwa mungkin dia bukan perempuan yang saya cari.

Saat itu Zee berjanji akan berhenti minum. Dia juga meyakinkan saya bahwa kejadian-kejadian itu terjadi karena alkohol, karena saat itu saya belum mengajak dia pacaran secara jelas, dan karena dia merasa dirinya bukan orang yang mungkin selingkuh. Saya berusaha keras untuk memahami, memaklumi, dan berharap dia akan berubah menjadi lebih baik.

Namun setelah itu, saya mengalami salah satu masa paling menyakitkan dalam hidup saya, yaitu ketika Zee kembali berhubungan intens dengan mantannya, Didit, dalam proses handover squad Batam. Saya merasa ada banyak hal yang tidak wajar dalam proses ini.

Pada assignment project kedua Shine, Zee mengajukan diri menjadi Product Owner. Di titik ini, saya merasa ada kemungkinan dia memilih posisi itu karena tahu Didit tidak lanjut sebagai PO squad Batam dan akan ada proses handover. Saya merasa seolah-olah situasi itu sudah dia rencanakan agar bisa kembali dekat dengan Didit.

Proses handover berlangsung sangat panjang, dari Juni 2025 bahkan sampai Desember dan Januari masih ada komunikasi. Saya sempat menawarkan diri untuk menjadi penengah proses handover tersebut, tetapi Zee menolak dengan alasan mereka sudah dewasa dan bukan anak kecil yang tidak bisa handover sendiri. Padahal dalam proses handover PO di squad lain, saya biasa memfasilitasi hal seperti itu.

Selama Juni sampai September, mereka hampir setiap hari berkomunikasi melalui WhatsApp, iMessage, atau Teams. Bahkan selama Juli dan Agustus, hampir setiap minggu mereka bertemu di luar kantor. Mereka pernah nonton bareng, makan bareng, belanja bareng, bahkan ada baju yang dibeli Zee saat belanja bersama Didit dan baju itu sering sekali dia pakai.

Salah satu kejadian yang paling membuat saya marah adalah ketika Zee pernah mengajak saya ke toko brand baru versi murahnya Zalora, tetapi orang yang akhirnya dia bawa ke sana justru mantannya. Itu sakit sekali buat saya. Saat mereka sedang belanja, saya sempat menelepon dan yang mengangkat telepon ternyata penjaga toko karena HP Zee dititipkan untuk di-charge. Setelah itu saya menelepon lagi beberapa kali, tetapi Zee marah-marah karena merasa saya mengganggu dia yang sedang bersama temannya. Ternyata setelah belanja, mereka lanjut minum bersama.

Sampai sekarang, Zee tidak pernah benar-benar menunjukkan bukti bahwa setelah minum bersama Didit dia langsung pulang ke rumah. Awalnya dia bilang selesai jam 12, lalu keterangannya berubah menjadi sampai jam 2. Penjelasannya berubah-ubah, dan itu membuat saya semakin sulit percaya.

Setelah kejadian minum bersama Didit, Zee datang kepada saya dan meminta waktu sampai akhir tahun. Padahal masa itu seharusnya menjadi masa khitbah, masa saling menjaga diri dari orang lain dan saling mengenal satu sama lain dengan lebih serius. Tapi yang saya lihat justru Zee semakin tidak mampu membatasi diri dengan pria lain.

Sekarang saya melihat pola yang mirip muncul lagi dengan Zio. Zee memutuskan tetap menjadi PO Rote dan meninggalkan project yang memiliki exposure ke BOD. Keputusan ini menjadi pertanyaan banyak orang, termasuk PUK-nya. Setelah saya pikirkan lebih dalam, saya merasa alasan Zee tetap di Rote bukan semata-mata karena pekerjaan, tetapi karena ada Zio di sana.

Saya melihat Zio sering menggoda Zee, bahkan di tempat terbuka di kantor dia bisa merangkul Zee. Saya jadi berpikir, kalau di tempat terbuka saja seperti itu, bagaimana ketika mereka sedang berdua? Mereka juga sering nongkrong bareng, bahkan saya merasa Zee cenderung datang ke kantor sambil mengajak Zio agar ada temannya.

Mereka juga sudah beberapa kali mabuk bersama. Saya juga melihat ada kedekatan fisik, seperti pegangan tangan saat memasang tato di tangan. Beberapa minggu terakhir saya sering melihat tato di tangan Zee. Ketika saya tanya siapa yang memasangkan, dia hanya menjawab dengan nada bercanda. Nada yang sama juga muncul ketika saya bertanya apakah dia membelikan sesuatu untuk Zio.

Saya merasa sangat lelah. Kalau dalam masa yang seharusnya Zee sedang berbunga-bunga dengan saya saja kondisinya sudah seperti ini, bagaimana nanti setelah menikah, ketika mungkin sudah tidak ada lagi “asupan” perhatian dan hal-hal menyenangkan dari masing-masing? Saya khawatir Zee akan mencari validasi, perhatian, atau kesenangan dari orang lain, dan itu akan menjadi bomerang besar untuk saya.

Saya sangat hafal gelagat Zee ketika sedang suka dengan seseorang, sedang mendekati seseorang, atau sedang berbohong. Namun seperti biasa, saya sering memilih mengikuti permainannya, walaupun sebenarnya saya menangkap pola yang sama. Dia sering sembunyi-sembunyi membalas chat, tertawa-tawa saat membalas chat, bahkan setelah tidur dengan saya pun dia masih membalas chat yang kemungkinan besar dari Zio.

Selain Didit dan Zio, saya juga punya firasat ada laki-laki lain. Saya tidak tahu apakah ini benar atau tidak, tetapi firasat saya sangat kuat ke arah sana.

2. Pola minum dan merokok

Zee sering meyakinkan saya bahwa dia minum hanya untuk mencari sensasi fun. Tapi dari yang saya lihat, saya merasa tidak sesederhana itu.

Saya melihat Zee minum ketika sedang stres. Ketika tidak ada uang atau tidak ada teman yang bisa diajak minum, dia bisa minum sendiri di rumah. Di sisi lain, ketika ada teman yang mengajak, dia juga minum untuk happy-happy, dan ini yang paling sering terjadi.

Bagi saya, alkohol bukan hanya soal minumannya, tetapi tentang konsekuensi perilaku setelahnya. Banyak kejadian yang melukai saya justru terjadi saat Zee minum. Karena itu, saya sulit melihat alkohol sebagai sesuatu yang netral dalam hubungan ini.

Soal merokok, dalam keluarga saya perempuan merokok dipandang sangat buruk. Saya sudah menyampaikan ini beberapa kali ke Zee. Namun yang saya lihat, kebiasaan merokoknya justru semakin parah, terutama sejak dia dekat dengan banyak laki-laki perokok. Saya merasa rokok menjadi semacam jembatan bagi Zee untuk mendapatkan panggung, atensi, dan kedekatan dengan orang-orang tertentu, terutama laki-laki yang dia suka seperti Zio dan Fikri.

3. Hal fundamental yang membuat saya merasa tidak cocok dengan Zee

Hal paling fundamental adalah Zee tidak bisa membatasi diri dengan laki-laki lain. Ini adalah batasan yang sangat tidak bisa saya toleransi. Saya sudah berkali-kali memberi contoh kepada Zee tentang seperti apa pertemanan yang wajar dan tidak wajar. Saya sendiri berusaha tidak membuka peluang komunikasi dengan orang-orang yang bisa membuat Zee berpikir saya mengkhianatinya.

Namun dalam kasus Zee, saya melihat batasan itu sering dilanggar. Dia bisa jalan dengan mantannya, makan berdua, minum berdua, dan menjadikan alasan pekerjaan atau handover sebagai pembenaran. Bahkan setelah kejadian dia minum dengan Didit dan tidak bisa saya hubungi selama dua hari, dia masih tidak benar-benar menunjukkan kejelasan kepada saya.

Saya juga melihat pola yang sama sekarang. Ketika membalas chat, Zee sering menyembunyikan layar HP-nya dengan memutar badan agar saya tidak bisa melihat. Padahal kalau dia sedang chat dengan keluarga atau hal-hal biasa, dia tidak bersikap seperti itu. Ini membuat saya merasa ada chat tertentu yang memang ingin dia sembunyikan.

Zee juga tidak pernah mau HP-nya saya buka dengan alasan privasi. Saya bisa memahami privasi, tetapi bagi saya ada ketidakkonsistenan. Kalau privasi itu prinsip yang sangat dia pegang, seharusnya dia juga tidak membuka HP saya. Kalau semua ini murni soal privasi, kenapa perlakuannya berbeda antara chat tertentu dengan chat keluarga atau chat biasa?

Saya juga merasa Zee sangat pintar mencari perhatian dari laki-laki yang dia suka. Dia tahu bagaimana membuat dirinya menarik, bagaimana membuka ruang, dan bagaimana membuat orang lain merasa punya akses ke dia.

4. Hubungan dengan orang tua dan keluarga

Hal lain yang sangat mengganggu saya adalah sikap Zee terhadap orang tua dan keluarga saya. Ketika pertama kali bertemu orang tua saya, dia marah-marah dan tidak terima karena merasa keluarga saya menanyakan soal rencana menikah. Dia membandingkan dengan keluarganya yang menurut dia tidak mungkin menanyakan hal seperti itu ketika pertama bertemu orang.

Padahal yang saya dengar, pertanyaan ayah saya disampaikan dengan hati-hati. Ayah saya hanya bertanya apakah sudah ada rencana atau belum, mengingat umur saya sudah cukup matang. Zee menjawab bahwa belum ada rencana dan saat ini jalani dulu saja. Jawaban itu menyakitkan buat saya, karena saya merasa dia tidak mengakui bahwa saya sudah pernah mengajaknya menikah.

Saya merasa ada dua hal yang kontras di sini. Pertama, alasan Zee marah kepada keluarga saya menurut saya tidak cukup kuat. Kalau memang keluarganya seterdidik dan sebermoral itu, seharusnya dia bisa lebih memaklumi orang tua saya, apalagi dia sedang dekat dengan anaknya dan mereka berpotensi menjadi calon mertuanya. Dari yang saya lihat pada orang lain yang benar-benar serius ingin menikah, mereka biasanya berusaha mengambil hati calon mertua. Tapi Zee justru sebaliknya.

Kedua, Zee mengatakan kepada orang tua saya bahwa tidak ada hubungan apa-apa dan hanya jalani dulu saja. Itu mengecewakan saya. Rasanya sakit tidak diakui, bahkan di depan orang tua saya sendiri.

Zee juga beberapa kali bertanya kepada saya, kalau sudah menikah dan ada konflik, saya akan memilih orang tua saya atau dia. Bagi saya, pertanyaan itu sudah mem-framing pikiran saya bahwa saya harus memilih antara keluarga saya atau pasangan saya. Padahal bagi saya, pernikahan seharusnya bukan tentang memisahkan seseorang dari keluarganya.

Belum menikah saja Zee sudah membuat saya merasa dilema antara orang tua dan pasangan. Pertemuan pertama yang seharusnya bisa menjadi ajang untuk mengambil hati orang tua saya justru berubah menjadi konflik. Saya jadi bertanya-tanya, bagaimana nanti kalau sudah menikah?

5. Saya family-man, sedangkan Zee sangat individualis

Saya merasa saya adalah orang yang sangat family-man. Saya dekat dengan keluarga, suka suasana kumpul, makan bareng, syukuran, dan sejak sebelum bertemu Zee pun saya menyukai anak kecil. Sementara itu, saya melihat Zee sangat individualis.

Beberapa kali saya mendengar pernyataan Zee yang membuat saya merasa tidak bisa menjadi diri saya sendiri sebagai orang yang dekat dengan keluarga. Zee pernah merasa keluarga saya tidak terdidik dan bermoral rendah. Dia juga tidak nyaman dengan beberapa kebiasaan keluarga saya, misalnya ketika makan di lantai dan ada yang kakinya berdiri. Hal-hal seperti ini membuat saya merasa, kalau saya menikah dengan Zee, saya harus mengurangi intensitas bertemu keluarga saya. Lebih jauh lagi, saya merasa Zee secara perlahan bisa menjauhkan saya dari keluarga saya.

Zee juga tidak mau mempertemukan keluarga besar saya dengan keluarga besarnya karena menurutnya perbedaan kedua keluarga terlalu kontras dan tidak mungkin berada dalam satu acara. Bagi saya, ini membuat saya merasa Zee hanya menerima saya, tetapi tidak menerima keluarga saya.

Perbedaan nilai ini semakin terlihat dari hal-hal lain. Zee tidak suka sering kumpul, tidak mau meminjamkan mobil meskipun untuk keluarga, dan tidak mau memberi pinjaman uang kepada keluarga. Saya memahami bahwa setiap orang punya batasan, tetapi bagi saya keluarga memiliki tempat yang sangat penting.

Saya juga punya hutang budi besar kepada abang-abang saya yang membiayai kuliah saya, bahkan sampai mengorbankan kondisi ekonomi mereka sendiri. Karena itu, saya tidak mungkin menjadi orang yang cuek terhadap keluarga saya.

6. Saya merasa tidak bisa menjadi diri saya sendiri

Dalam hubungan ini, saya sering merasa tidak bisa menjadi diri saya sendiri. Saya merasa tidak bisa marah atau meluapkan emosi secara bebas, karena saya khawatir itu akan memengaruhi kondisi Zee dan memicu hal-hal yang lebih besar. Akhirnya saya merasa harus menahan banyak hal yang sebenarnya sangat saya benci.

Saya juga merasa Zee cenderung lebih memikirkan dirinya sendiri, sedangkan saya sering memikirkan dia dalam setiap langkah yang saya ambil. Ketimpangan ini membuat saya semakin lelah.

Selain itu, saya merasa banyak keputusan saya dicecar dan ditentang. Mungkin sebagian tujuannya baik, tetapi sering kali saya merasa tekanan itu muncul karena keputusan saya tidak sesuai dengan kepentingan Zee. Saya merasa stres ketika dicecar oleh Zee.

Misalnya ketika saya ingin membangun rumah, saya dicecar. Ketika membahas kejelasan karier, saya juga merasa tertekan, apalagi karena Zee memiliki ekspektasi minimal gaji 50 juta. Saya merasa hidup saya seperti terus dinilai dari kemampuan memenuhi standar dan kepentingannya.

7. Forecasting jika hubungan ini dilanjutkan ke pernikahan

Jika saya melihat pola masa lalu dan menggunakannya untuk memprediksi masa depan, saya merasa ada beberapa risiko besar.

Pertama, saya khawatir Zee tetap akan sulit membatasi diri dengan laki-laki lain. Jika di masa sebelum menikah saja batasan itu sudah sering dilanggar, maka setelah menikah risikonya bisa lebih besar, terutama ketika hubungan sudah tidak lagi seintens atau seromantis sekarang.

Kedua, saya khawatir saya akan terus hidup dalam rasa curiga, tidak aman, dan tidak tenang. Saya akan terus membaca gelagat, memperhatikan chat, mempertanyakan ke mana dia pergi, dengan siapa dia pergi, dan apakah dia jujur kepada saya. Itu bukan kehidupan pernikahan yang saya inginkan.

Ketiga, saya khawatir konflik keluarga akan menjadi masalah besar. Saya sangat dekat dengan keluarga saya, sedangkan Zee tampak tidak nyaman dengan keluarga saya. Kalau ini tidak berubah, saya akan terus berada dalam posisi sulit antara pasangan dan keluarga.

Keempat, saya khawatir saya akan semakin kehilangan diri sendiri. Saya akan terus menahan emosi, menekan rasa sakit, dan memaksakan diri untuk memahami hal-hal yang sebenarnya sudah berkali-kali melewati batas toleransi saya.

Kelima, saya khawatir Zee juga tidak akan bahagia bersama saya. Mungkin dia masih ingin bebas, berkelana, mencoba banyak hal, mendapat perhatian dari banyak orang, dan menjalani hidup dengan caranya sendiri. Sementara saya menginginkan ketenangan, rasa hormat, komitmen, dan batasan yang jelas.

8. Kesimpulan sementara

Saya sudah berusaha memberikan kasih sayang kepada Zee sebisa dan semampu saya. Yang saya harapkan sebenarnya sederhana: ketenangan, rasa dihormati, dan rasa aman. Misalnya, tidak membuka peluang bagi laki-laki lain. Atau kalau memang harus pergi dengan laki-laki lain, setidaknya bilang dan minta izin. Bukan karena saya ingin mengontrol atau merasa lemah, tetapi karena bagi saya itu adalah bentuk penghormatan kepada pasangan.

Saya tidak ingin menyalahkan Zee sepenuhnya. Mungkin kami bertemu dalam kondisi yang tidak tepat. Saya bertemu dengan Zee ketika dia belum siap untuk berkeluarga. Saya bertemu dengan Zee ketika energinya masih penuh, rasa berkelananya masih tinggi, dan keinginannya untuk mencoba banyak hal masih besar.

Sementara bagi saya, menikah bukan hanya menyatukan dua orang. Menikah juga menyatukan dua keluarga besar, dua nilai hidup, dua cara berpikir, dan dua cara menjalani kehidupan.

Dengan kondisi kami masing-masing saat ini, saya merasa jika hubungan ini dipaksakan berlanjut ke pernikahan, hasilnya berpotensi tidak baik untuk saya maupun Zee. Zee mungkin akan merasa tidak bahagia dengan saya, dan saya pun akan merasa tidak bahagia dengan dia. Potensi perpisahan akan sangat tinggi. Padahal sejak awal saya sudah menekankan bahwa dalam diri saya dan budaya keluarga saya, perceraian adalah aib yang sangat besar.

Biasanya saya hanya butuh satu pelanggaran besar terhadap batas toleransi saya untuk bisa pergi dari seseorang. Namun dengan Zee, sudah banyak batas yang dilanggar, dan saya tetap bertahan sejauh ini.

Ada dua alasan utama kenapa saya masih bertahan. Pertama, saya tidak pernah sesayang dan seserius ini kepada orang sebelumnya. Kedua, saya sangat berharap Zee berubah.

Tapi sekarang saya perlu bertanya dengan jujur kepada diri saya sendiri: apakah saya mencintai Zee yang nyata hari ini, atau saya mencintai versi Zee yang saya harapkan akan berubah suatu hari nanti?

Monday, October 14, 2013

hello word java

kali ini saya akan berbagi tentang program dasar dengan java. praktekkan
semoga bermanfaat bagi teman-teman yang masih belajar java dasar,
dan bagi para master mohon kritik dan saran nya karena penulis juga masih dalam
proses belajar.

berikut ini contoh program java dengan output "Hello word"
ada 3 caranya, langsung saja kita praktekan... cekidoot :D

cara yang pertama

public class HelloWord {
public static void main(String [] arg){
System.out.println("Hello word");
}
}


cara yang ke dua :

public class HelloWord {
public static void main(String [] arg){
String a = "Hello word";
System.out.println(a);
}
}


cara yang ke tiga yaitu dengan inputan, di sini saya menggunakan Scanner.

import java.util.Scanner;
public class HelloWord {
public static void main(String [] arg){
String a
Scanner masukan = new Scanner(System.in);
a = masukan.nextLine();
System.out.println(a);
}
}

HILANG

tersenyumlah saat kau mengingatku
karena saat itu, aku saaangat merindukan mu
dan menangislah saat kau merindukan ku
karena saat itu aku tak berada di samping mu

tetapi,
pejamkanlah mata indah mu itu
karena saat itu aku akan terasa ada di dekatmu
karena aku tlah berada di hati mu untuk selama nya

tak ada yang tersisa lagi untuk ku
selain kenangan-kenangan yang indah bersama mu
mata indah yang dengan nya aku biasa melihat keindahan cinta
mata indah yang dahulu adalah milik ku
kini semuanya terasa jauuuh meniggalkan ku

kehidupan trasa kosong tanpa keindahan mu
hati, cinta dan rindu ku adalah milik mu
cinta mu takan pernah membebaskanku
bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain
saat sayap-sayap ku telah patah karena mu

cinta mu akan tetap bersama ku
hingga ahir hayatku
dan setelah kematian
hingga tangan tuhan akan menyatukan kita lagi

betapa pun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan
yang tengah menghidupkan sinar redupkuh
namun tak dapat menyinari
dan menghangatkan perasaan ku yang sesungguh nya

aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cinta mu
karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku
kau takan pernah terganti
bagai pecahan logam
yang memekalkan kesungian, kesendirian dan kesedihan ku

kini aku telah kehilangan mu